Oleh Daniel Bortz


Sebagai institusi bisnis, maskapai penerbangan tentu berusaha mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya. “Mereka ingin konsumen membayar setinggi-tingginya, sesuai kemampuan. Ini kebalikan dari keinginan konsumen,” kata Joe Bracantelli, pendiri website JoeSentMe.com



Untuk satu kali terbang, kata Bracantelli, bisa terdapat puluhan kategori harga. "Pada pesawat dengan 150 kursi, bisa terdapat 50 tarif yang berbeda.”


Kami berbicara dengan Brancatelli dan ahli industri travel lainnya tentang trik memotong biaya perjalanan. Berikut adalah delapan rahasia dari "orang dalam" untuk memesan tiket pesawat lebih murah.

Pesanlah tiket enam pekan sebelum berangkat.

Calon penumpang akan mendapat tarif termurah, sekitar 6 persen di bawah tarif rata-rata, jika memesan enam pekan sebelum jadwal terbang, menurut penelitian Airline Reporting Corporation (ARC). 


Data dari seluruh agen perjalanan di AS pada empat tahun terakhir menunjukkan, banyak orang memesan tiket dengan tarif termurah pada 42 hari sebelum terbang. Tetapi aturan enam pekan tersebut tidak mutlak unutk mendapat tarif termurah. "Itu hanya tren," jelas Chuck Thackston, direktur manajer ARC untuk data dan analisis. “Tetapi, rata-rata, kami lihat pendekatan 42 hari sebelumnya ini berhasil."

Carilah penerbangan pagi

Maskapai penerbangan hanya memberikan sedikit jatah kursi yang didiskon pada malam hari, jadi Thackston menyarankan untuk memesannya pada pagi buta. "Kalau pesan siang hari, kemungkinan kehabisan," katanya.

Waktu terbaik untuk membeli tiket: Selasa pukul 15.00

Jika Anda tidak menemukan tiket yang didiskon pada pagi hari, sebuah penelitian olehFarecompare.com mengatakan bahwa waktu terbaik untuk membeli tiket pesawat untuk perjalanan (domestik) adalah pada Selasa pukul 15.00. Namun, George Hobia, pendiri AirfareWatchdog.com, berargumen bahwa waktu penawaran terbaik sering berubah-ubah, jadi tidak ada hari dan waktu yang spesifik untuk membeli.

Hari termurah untuk terbang: Rabu

Menurut penelitian Farecompare.com baru-baru ini, hari termurah untuk terbang adalah Rabu, untuk perjalanan domestik. "Hari dengan kursi terbanyak mengindikasikan suplai yang lebih baik, lalu.... lebih banyak kursi kosong yang membutuhkan potongan harga supaya bisa terjual banyak," menurut website tersebut. 


Hari termurah lainnya untuk terbang adalah Selasa dan Sabtu, jelas Farecompare (Jumat dan Minggu adalah hari termahal untuk terbang).

Ambil penerbangan pertama

Penerbangan paling murah adalah penerbangan pertama di pagi hari. "Ya, berarti Anda harus bangun pada jam 4 pagi," kata Rick Seaney, kepala eksekutif Farecompare.com. Penerbangan termurah selanjutnya adalah pada saat setelah makan siang dan pada saat jam makan malam. "Tentu saja, waktu termurah untuk terbang adalah penerbangan terbatas ketika mata Anda merah (masih mengantuk)," katanya.

Periksa sendiri maskapai termurah

Website pembanding harga seperti Kayak.com tidak mutlak menyelesaikan tugas Anda. Beberapa maskapai bertarif murah, seperti Southwest di AS dan Ryanair di Eropa, tidak membolehkan tiket mereka dibandingkan di website pembanding harga, kata Seaney. Jadi silakan Anda memeriksanya sendiri. 


Dan periksa lebih teliti untuk memastikan bahwa maskapai "bertarif murah" tersebut tidak membebankan biaya ekstra yang jatuhnya akan lebih mahal, seperti biaya barang bawaan ekstra. Menurut Seaney, ini taktik yang digunakan beberapa maskapai bertarif murah.

Manfaatkan AirfareWatchdog.com

AirfareWatchdog.com akan mengirimkan pemberitahuan ketika harga tiket jatuh. "Kami hanya mengirim update ketika kami rasa kami berhasil mendapat penawaran terbaik, namun website lain mungkin akan memberitahu Anda ketika tiket pesawat turun 2 dollar," kata George Hobia.

Bangun jaringan dengan maskapai

Jika Anda adalah anggota  VIP dari program pelanggan dari maskapai atau jika Anda memiliki kartu kredit yang bekerja sama dengan maskapai tersebut, secara otomatis Anda lebih unggul dari calon pembeli lain. "Semakin maskapai mengenal Anda, semakin besar potongan harga yang akan Anda terima," jelas Barncatelli.


Kartu kredit yang bekerja sama dengan maskapai menawarkan tawaran yang lebih, seperti bagasi gratis, menjadi prioritas untuk berangkat dan dalam pemilihan kursi, jadi mungkin akan sangat berguna untuk mendaftar jika Anda sering bepergian dengan satu maskapai tertentu.
[...]

Continue


Bila Anda berkunjung ke Hanoi dengan anggaran terbatas, kemungkinan besar Anda akan menginap di kawasan pusat kota Old Quarter. Di sini terdapat berbagai akomodasi murah, baik berupa hostel jenis asrama (satu kamar dipakai banyak orang) maupun hotel biasa. 

Hanoi menyapa kedatangan Anda. Foto: Olenka Priyadarsani
Kawasan ini terletak di antara Danau Hoan Kiem dan Jembatan Long Bien, dahulu merupakan pusat perdagangan di kota ini. Awalnya, daerah ini terdiri dari 36 jalan, dengan masing-masing jalan memiliki spesialisasi tertentu, misalnya kerajinan kayu, penenun kain sutera, pembuat obat-obatan tradisional dan sebagainya.

Saat ini masih ada sisa-sisa masa lalu walaupun banyak juga pertokoan modern, butik-butik mewah, serta hotel, agen perjalanan, dan restoran seiring perkembangan Old Quarter sebagai pusat pariwisata Hanoi. Apa saja yang menarik untuk dikunjungi di sini?

1. Danau Hoan Kiem sebagai jantung kota Hanoi paling sesuai dikunjungi saat pagi hari. Penduduk setempat serta ekspatriat biasanya tengah lari pagi, melakukan tai chi, dan olahraga lainnya. Duduk-duduk di pinggir danau sambil menikmati kopi Vietnam kental untuk melawan sejuknya udara Hanoi bisa jadi pilihan rekreasi yang menyenangkan sekaligus hemat. Siapa tahu Anda bisa menyaksikan munculnya kura-kura raksasa yang tinggal di danau.

2. Jembatan The Huc merupakan ikon kota ini. Jembatan berwarna merah ini menghubungkan daratan utama dengan Kuil Ngoc Son di tengah danau.

Jembatan The Huc yang menghubungkan antara daratan utama dengan Kuil Ngoc Son. Foto: Olenka Priyadarsani
3. Kuil Ngoc Son terletak di sebuah pulau kecil di bagian utara Danau Hoan Kiem. Secara harafiah arti dari Ngoc Son adalah Gunung Batu Jade. Sejarah mengenai kuil ini bermula pada abad ke-14, namun bangunan kuil yang masih ada sekarang mungkin dibangun pada abad ke-18. Tiket masuk 3.000 dong. Anda dapat membelinya di loket pembelian tiket sebelum jembatan The Huc.

4. Pasar Hang Da terletak di jantung kota Hanoi, walaupun bukan pasar terbesar di ibukota Vietnam ini. Pasar ini menjual berbagai macam barang seperti bunga-bunga segar, anggur impor, pakaian bekas, dan tentu saja kain. Anda dapat menemukan berbagai buah segar, sayuran di pinggir jalan dan di lantai dasar. Di lantai dua dan tiga para pedagang kain, pakaian, keramik, dan tembikar. Berkunjunglah ke pasar ini pada pagi hari karena saat itulah pasar sangat hidup. Jangan lupa bawa kamera!

5. Memorial House Hanoi adalah salah satu saksi sejarah Old Quarter. Rumah yang berada di 87 Pho Ma May ini dibangun dengan gaya tradisional Cina yang menggambarkan kehidupan para pedagang pada masa itu. Renovasi dilakukan pada bulan Oktober 1999 dengan bantuan dari kota Toulouse Perancis. Tiket masuk 3.000 dong.

6. Hidangan kuliner di malam hari sangat cocok buat memanjakan perut. Salah satu yang paling saya rekomendasikan adalah makanan laut segar. Dua jalanan yang terkenal dengan pedagang seafood yaitu Tong Duy Tan dan To Hien Thanh. Anda biasanya disuruh memilih jenis apa yang Anda inginkan per kilo, dan bagaimana cara memasaknya. Ada berbagai macam cara memasak, misalnya kerang yang dikukus dengan jahe, daging kepiting ditumis dengan bihun, cumi panggang, bahkan udang yang direbus dalam bir.

Makanan laut segar merupakan kudapan yang cocok untuk malam Anda di Hanoi. Foto: Olenka Priyadarsani
Enam hal di atas belum mencakup keseluruhan atraksi wisata di Old Quarter. Tempat ini sangat menarik dengan berjuta warna-warninya. Yang paling penting, kawasan Old Quarter dapat dikelilingi hanya dengan berjalan kaki. Selamat bertualang di Hanoi!

Oleh Olenka Priyadarsani
[...]

Continue